contoh hitung ROAS iklan Shopee
Halaman ini dibuat untuk menangkap intent riset sebelum pembaca siap membuka kalkulator.
Rumus saja sering belum cukup. Seller biasanya butuh satu contoh lengkap untuk melihat kenapa campaign terlihat bagus di dashboard, tetapi profit order bisa tetap tipis. Halaman ini menghitung satu skenario dari harga jual sampai ROAS impas.
Halaman ini dibuat untuk menangkap intent riset sebelum pembaca siap membuka kalkulator.
Tiap panduan didesain untuk mendorong pembaca turun ke tool yang tepat.
Masukkan harga, diskon, fee, ongkir, dan iklan ke kalkulator terkait supaya keputusan channel tidak berhenti di teori.
Contoh hitung ROAS iklan Shopee dari harga jual, diskon seller, subsidi ongkir, fee promo, modal produk, sampai batas iklan impas.
Misalkan satu SKU dijual Rp150.000. Seller memberi diskon Rp10.000, modal produk Rp65.000, subsidi ongkir Rp8.000, biaya packing Rp2.000, dan estimasi fee Shopee atau campaign adalah 10% dari penjualan bersih.
Order masih punya ruang Rp51.000 sebelum biaya iklan: Rp140.000 penjualan bersih dikurangi Rp14.000 fee dan Rp75.000 biaya non-iklan. Jika biaya iklan per order di bawah Rp51.000, order masih bisa profit. Jika sudah mendekati angka itu, scale campaign menjadi berisiko.
Jika campaign belum melewati ROAS impas, solusi pertama tidak selalu menaikkan budget. Cek dulu apakah harga jual, kedalaman diskon, modal produk, fee campaign, subsidi ongkir, atau conversion rate bisa diperbaiki.
Rp150.000
Rp10.000
Rp140.000
Rp14.000
Rp75.000
Rp51.000
Sekitar 2,75
Bukan. Angka 10% hanya contoh sederhana. Seller harus menggantinya dengan fee dari kategori, campaign, dan dashboard seller masing-masing.
Untuk planning margin seller, penjualan bersih setelah diskon seller lebih aman karena diskon yang ditanggung seller tidak menjadi uang yang benar-benar diterima seller.
Itu sinyal awal yang bagus, tetapi belum cukup. Cek lagi profit setelah retur, perubahan promo, subsidi ongkir, dan traffic mix yang lebih mahal.